Sabtu, 27 November 2010

Obat Alami Migrain Dengan Jahe Tanpa Efek Samping

Efek Samping Pengobatan Migrain
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan New England Journal of Medicine bulan ini melaporkan bahwa obat-obatan yang umum dipakai dalam terapi migrain (migren) dapat menimbulkan sindrom serotonin, kendati kasusnya masih jarang.

Tim peneliti dari Universitas Georgetown dan the U.S. Food and Drug Administration (FDA) meneliti 11 kasus sindrom serotonin yang terkait penggunaan triptans, golongan obat yang umum digunakan untuk terapi migrain.

"Sebelumnya, FDA telah menginformasikan bahwa triptan yang dikombinasikan dengan SSRIs berpotensi menimbulkan sindrom serotonin. Ternyata, temuan baru mendapati bahwa penggunaan triptan saja (tanpa kombinasi) pun bisa menimbulkan sindrom ini," kata kepala penulis studi, Offie Soldin, yang merupakan profesor bidang onkologi di Georgetown University Medical Center.

Serotonin merupakan hormon yang mengatur perasaan atau mood seseorang. Juga terkait rasa depresi dan nafsu makan. National Institutes of Health (NIH) Amerika mengungkapkan, sindrom serotonin terjadi manakala penghantar saraf (neurotransmitter) serotonin berlebihan akibat penggunaan lebih dari satu obat yang memengaruhi kadar serotonin.

Contohnya, selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) yang kerap dipakai dalam pengobatan depresi. Adapun golongan triptan juga meningkatkan ketersediaan serotonin dalam tubuh. Gejala sindrom serotonin antara lain perubahan mood dan kondisi mental, refleks berlebih, kejang otot, demam, gerakan yang tidak terkontrol, keringat berlebih, mual atau muntah.

Kendati kasus ini jarang terjadi, Dr Soldin dari FDA mengingatkan pasien untuk berhenti mengonsumsi obat migrain tersebut jika terjadi gejala-gejala yang memburuk.

Jahe Obat Migrain Tanpa Efek Samping
Obat-obatan alami pengusir sakit kepala sebelah alias migrain yang ada disekitar kita dan mudah ditemukan antara lain rimpang Jahe (Zingiber officinale Rosc).
Minyak atsiri terutama mengandung zat seskuiterpena, yang menyebabkan bau yang khas jahe. Sedangkan kandungan yang memberikan rasa pedas yaitu zat-zat monoterpena aldehida dan alkohol. Zat-zat itu pula yang memberikan khasiat antimual dan antimuntah. Di samping khasiat itu, rimpang jahe juga berkhasiat sebagai antiradang dan pereda nyeri serta memperlancar peredaran darah.

Semua khasiat itu menyebabkan herbal Jahe ini dapat digunakan untuk meredakan migrain. Di samping itu, khasiat antimual dan antimuntah rimpang jahe sangat membantu pencegahan dan pengobatan migren. Pada anak-anak rimpang jahe ini sangat membantu pengobatan migren, karena sifatnya yang tidak toksik.

Cara memanfaatkan herbal yang satu ini tak sulit. Ada beberapa cara membuat ramuan untuk migren :

1. Ambil serbuk rimpang yang telah dikeringkan. Untuk orang dewasa dan anak-anak di atas enam tahun, gunakan dosis serbuk 0,5 g untuk sekali minum. Agar lekas sembuh, ramuan sebaiknya diminum 2 - 4 kali sehari.

2. Ambil jahe seibu jari, bakar lalu memarkan. Seduh dengan segelas air dan beri sedikit gula aren, minum sekaligus. Minum tiga kali sehari.

Semoga  lekas sembuh....
sumber:
- http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page/Kesehatan-Pengobatan/?kid=3077
- http://tanpapena.blogspot.com/2009/10/obat-alami-migrain-dengan-jahe.html


Enhanced by Zemanta

Senin, 08 November 2010

Tanaman Obat penyakit Demam Kuning (Yellow Fever) pada anak

Summary
Definisi Demam Kuning (Yellow Fever)
Demam Kuning: Penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh virus yang disebut Flavivirus. Pada kasus-kasus yang parah, infeksi virus menyebabkan demam yang tinggi, perdarahan kedalam kulit, dan necrosis (kematian) dari sel-sel dalam ginjal dan hati. Kerusakan yang dilakukan pada hati dari virus berakibat pada jaundice yang parah yang menguningkan kulit. Makanya, "kuning" dalam "demam kuning."
Demam kuning adalah paling umum di area-area tropis. Virus dari demam kuning ditularkan pada kebanyakan kasus-kasus oleh gigitan nyamuk. Demam kuning mungkin ditularkan dari orang ke orang oleh nyamuk Aedes aegypti. Di hutan, demam kuning ditularkan dari monyet-monyet ke manusia oleh nyamuk-nyamuk yang berkembang biak dalam lubang-lubang pohon di hutan-hutan hujan. 

Diagnosis dari demam kuning dibuat dengan observasi (pengamatan) atau, jika diperlukan, dengan membiakan virus dari contoh darah.  Menurut para ahli tidak ada penyembuhan untuk demam kuning, meskipun obat-obat antivirus mungkin dicoba. Pembebas-pembebas nyeri non-aspirin, istirahat, dan hidrasi kembali dengan cairan-cairan mengurangi ketidaknyamanan. Penyakit biasanya berlalu dalam beberapa minggu. Demam kuning dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin demam kuning adalah vaksin virus hidup yang dilemahkan.

Apakah ada Tanaman Obat Untuk Demam Kuning ?
Menurut buku Tanaman Obat untuk Penyakit Anak, oleh Prof Hembing Wijayakusuma, disebutkan, demam kuning menyebabkan infeksi yang serius pada organ hati. Masa inkubasinya 3-6 hari, Gejala yang dirasakan penderita antara lain; muntah, sakit kepala, pegal pada sekujur tubuh, demam tinggi, lelah, nyeri pada mata, pendarahan pada gusi, kulit yang menguning dan sebagainya.

Ramuan tradisional untuk mengobatinya :
- 20 gr daun serut ditambah 5-10 gr Kunyit, tambah 5-10 gr temulawak, 25 gr akar alang-alang, 5 gr biji kacapiring direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya diminumkan kepada anak saat hangat-hangat kuku.

Atau ramuan lainya:
- 15 gr daun sendok, ditambah 6gr kulit jeruk mandarin, 6 butir angco, 10 gr Kunyit, 25 gr daun serut, dan 20 gr akar alang-alang direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, Air nya diminum jika sudah hangat-hangat kuku.
Ramuan hasil rebusan dapat diminum saat pagi sesudah makan dan malam hari sebelum tidur. Dan dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke dokter......
Demikian informasinya semoga bermanfaat

Referensi : :
- http://www.totalkesehatananda.com/yellowfever.html
- Tanaman Obat untuk Penyakit Anak, oleh Prof Hembing Wijayakusuma
Foto :
Tengku agil farhan, http://nabilahazlan.blogspot.com/
Enhanced by Zemanta

Senin, 25 Oktober 2010

Bunga krisan (Seruni ) berkhasiat obati mata bengkak

Tanaman bunga krisan selain terkenal sebagai tanaman bunga potong atau bunga hias,  juga mempunyai manfaat lain yaitu sebagai tumbuhan obat tradisional dan penghasil racun serangga.
Nama Ilmiah: Chrysanthemum indicum L.
Nama Daerah: Jawa: Krisan, Seruni
Klasifikasi botani tanaman hias krisan
* Divisi : Spermathophyta
* Sub Divisi : Angiospermae
* Famili : Asteraceae
* Genus : Chrysanthemum
* Species : C. morifolium Ramat, C. indicum, C. daisy dll
Kandungan Kimia
Daun dan bunga krisan mengandung saponin, di samping itu daunnya mengandung alkaloida dan tanin, sedang bunganya juga mengandung minyak atsiri.
Khasiat
Bunga krisan berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada mata dan untuk obat luka.  Untuk obat bengkak mata dipakai + 10 gram bunga krisan, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih lalu dinginkan sampai hangat-hangat kuku. Air hasil rebusan digunakan untuk merendam atau mengkompres mata yang sakit.

Sumber: iptek.net.id, tanamanobat.org

Selasa, 19 Oktober 2010

Info Tanaman Obat Via Ponsel

Now Aviable Via WAP
Kini anda dapat mengakses Info katalog tanaman Obat Via Ponsel
Caranya mudah,  cukup mengarahkan kamera ponsel Anda pada kode QR (Quick Response) , ambil gambar lalu browser mobile Anda akan mengarah ke situs mobile.
:


Atau ketik di ponsel anda URL ini: http://buzzcity.mobi/herbs
Semoga bermanfaat.
Jadikan situs Anda situs mobile sekarang!

Dengan mobilizer, mengubah RSS dan Atom feeds ke dalam situs-situs web mobile, tanpa memerlukan pembuatan program sama sekali. Cukup meng-klik  sebuah tombol, lalu blog-blog dan situs lainnya yang menggunakan platform Blogger, Blogspot dan Wordpress dapat dengan cepat dimobilisasi, membuka aliran baru pendapatan bagi dunia bisnis dan memperluas jangkauan sebuah situs terhadap target sasaran baru.
SELAMAT MENCOBA.......

Senin, 18 Oktober 2010

Obat Panu paling Mujarab

Panu disebabkan oleh jamur yang bernama Malassezia furfur (dulu dipanggil Pityrosporum ovale). Pada pemeriksaan KOH, jamur ini tampak sebagai hifa pendek (semacam tangkai-tangkai) dan spora bulat (semacam buah) berkelompok. Biasanya kumat-kumatan dan tak jarang tanpa keluhan (asimptomatis).
Faktor-faktor Pencetus Infeksi oleh Jamur
  • Lembab dan panas dari lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat.
  • Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
  • Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
  • Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang.
  • Penyakit tertentu, misalnya HIV/AIDS, dan diabetes.
  • Kehamilan dan menstruasi. Kedua kondisi ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh sehingga rentan terhadap jamur.
Pencegahan :
- rajin mandi, namun keringkan tubuh dengan baik apalagi pada bagian bagian lipatan...agar tidak lembab.
- ganti handuk sesering mungkin, jangan menggunakan handuk yang lembab.
- jaga kebersihan rumah terutama kamar tidur.
- jangan sering gonta ganti/meminjam pakaian teman atau anggota keluarga lainnya.
-apabila terlanjur menggaruk bagian yang terkena panu atau jamur, cucilah tangan dengan sabun antiseptik, agar jamur tidak menyebar apabila kita menyentuh, menggaruk ataupun meraba bagian lain dari tubuh yang tidak terkena panu.
- gantilah pakaian pabila berketingat atau basah, pilih bahan pakaian yang mudah menyerap keringat seperti : katun atau bahan yang lebih bnyak mengandung katun dibanding polyesternya.
 Ramuan obat tradisional
Beberepa tanaman obat dan ramuan tradisinal yang terkenal mujarab mengobati panu, kadas atau kurap adalah:
Lengkuas dan kapur sirih secukupnya ditumbuk sampai halus, kemudian digosokkan pada bagian kulit yang terkena panu pagi dan sore.
ramuan lain : Lengkuas dengan spirtus, Lengkuas dipotong-potong, bagian tubuh yg terkena infeksi jamur (panu) digosok-gosok dengan potongan-potongan lengkuas, kemudian diolesi dengan spirtus.

Bahan: 1 genggam daun ketepeng cina segar, sedikit tawas (atau 1 sendok makan kapur sirih). semua bahan direbus, dilumatkan sampai menjadi bubur, lalu digosokkan kuat-kuat pada kulit yang sakit, 2 x
per hari
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.
Jahe diparut lalu dicampurkan remasan semut hitam dan diberi minyak kayu putih,
5. Bawang putih, 
Ambila satu siung bawang putih berukurang cukup besar, setalah itu potonglah menjadi 2 bagian. Gosokanlah bagian yang telah dipotong ke bagian kulit yang terkena panu, maka panunya akan kering dan mengelupas dan akhirnya hilang.
6. Buah pala ( untuk kudis)
buah pala dan belerang ditumbuk kemudian dicampur minyak kelapa, dipanaskan setelah dingin oleskan pada kulit yang terkena kudis.
 Sedangkan obat yang untuk diminum: daun sambiroto, daun meniran, babakan pule, widoro putih. Rebus dan airnya untuk diminum.
Dari berbagai sumber:
http://www.iptek.net.id, resepobtkuno.blogspot.com, artikel-kesehatan-online.blogspot.com, ide-boedie.blogspot.com,  wartamedika.com

Minggu, 17 Oktober 2010

Ketepeng Cina (Cassia alata, Linn.)

Penyakit yang dapat diobati dengan daun Ketepeng Cina antara lain; Panu, Kurap, Kudis, Sembelit, Cacingan, Sariawan;

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Pedas, hangat, insecticidal, menghilangkan gatal-gatal, pencahar, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit.

KANDUNGAN KIMIA: Rein aloe-emodina, rein aloe-emodina-diantron, rein, aloe emodina, asam krisofanat, (dihidroksimetilanthraquinone), tannin.

Ramuan:

1. Panu, kurap
Bahan: 1 genggam daun ketepeng cina segar, sedikit tawas (atau 1
sendok makan kapur sirih)
Cara membuat: semua bahan direbus, dilumatkan sampai menjadi
bubur
Cara menggunakan: digosokkan kuat-kuat pada kulit yang sakit, 2 x
per hari

2. Sembelit (susah buang air besar)
Bahan: 7 lembar daun muda ketepeng cina segar,
Cara membuat: Bahan direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih
sampai menjadi 1 gelas
Cara menggunakan: diminum sekaligus

3. Sariawan
Bahan: 4 lembar daun ketepeng cina segar, garam secukupnya.
Cara menggunakan: dicuci bersih, dikunyah dengan garam
secukupnya (seperti mengunyah sirih) selama beberapa menit,
kemudian airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

4. Cacing Keremi pada anak-anak
Bahan: 7 lembar daun ketepeng cina segar, asam secukupnya untuk
menghilangkan bau, 2 sendok teh bubuk akar kelembak.

Cara membuat : Semua bahan direbus dengan 2 gelas air hingga
mendidih sampai menjadi 1 gelas, disaring.
Cara menggunakan: Sesudah hangat diminum

Nama Lokal :
Seven golden candlestik (Inggris), Ketepeng kebo (Jawa); Ketepeng cina (Indonesia), Ketepeng badak (Sunda); Acon-aconan (Madura), Sajamera (Halmahera),; Kupang-kupang (Ternate), Tabankun (Tidore); Daun kupang, daun kurap, gelenggang, uru'kap (Sumatera);
sumber : http://www.iptek.net.id/

Jumat, 15 Oktober 2010

Nutrients Found in Strawberries

In Asian countries, people call strawberry "The Queen of Fruits" because it's packed with so many health goodness - nutrients essential to our good health. Bright red, juicy and sweet, you can eat strawberries as healthy snacks all day long.

They're also chosen as perfect ingredients for salads, smoothies, bread, cakes and desserts, especially fondues. Due to their bright, appealing appearance, chefs love to use them as decorations to enhance the presentation of dishes, making them look more appetizing to the guests.

How did Strawberry Get Its Name?

It was believed that the word "strawberry" did not exist until 1538. During the harvest time, children would pick the fruits and string them on straws of grass to be sold, thus the fruit was named "strawberry".

In the olden days, strawberries originated from the wilderness of Europe and America. Wild strawberries are not big and you only get to eat the fruits once a year (end of June or during summer). But now the berries we buy today are much bigger in size because they had been cross-pollinated by scientists over the years; the wild species are crossbred with the Chilean strawberries which were much bigger in size than the wild berries.

Nutritional Values in Strawberries

Strawberries are the only known fruit to carry their seeds outside, with an average of 200 seeds per fruit. The leaves and roots of strawberries are claimed for their medicinal benefits in terms of easing diarrhea, digestive upsets and gout. You'll find strawberries leaves in blended herbal teas. The fruit juice is also used to treat sunburn, skin blemishes and discolored teeth.

Nutrients found in strawberries include vitamin A, C and B6, fiber, potassium, folate and various antioxidants and flavonoids. Your immune system needs these fighters to protect you against diseases related to heart and cancers.

Compared to fruits like apples, oranges or bananas, they score highest in most of the nutrients. For example, comparing the Vitamin C level in 100g of strawberries and 100g of oranges, strawberries exceed oranges by 10mg. Best of all, they're low in calories and absolutely fat-free!

Fighter against Heart Disease and Stroke

Potassium, fiber and folate present in strawberries help to combat heart disease. Studies have proven that potassium can significantly lower blood pressure, which may then reduce the risk of heart disease. Fiber, both soluble and insoluble, also lowers the risk of both cardiovascular diseases and hypertension. Homocysteine, an independent risk factor for heart disease, can be reduced by folate.

The antioxidants also deter the oxidation of bad cholesterol. Oxidation speeds up the build-up of arteries-hardening plaque (arteriosclerosis), which endangers the heart. Besides as an antioxidant, flavonoids do bear anti-inflammatory effect on arteries, meaning, they prevent blood clotting, thereby reduces risk of stroke.

Fighter against Cancer

Because strawberries are highly effective in fighting oxidative activity, they're ranked top among 12 fruits that were analyzed. The credits go to the high levels of polyphenols and Vitamin C in strawberries.

Antioxidants protect your body cells from damage by carcinogens, the cancer-causing agents. They inhibit the development of carcinogens and delay the tumors from growing and expanding. It was tested that strawberry extracts actually hinder the growth of cancerous cells.

Booster for Immune System

To have a long and healthy life, your immune system is the key. It's responsible for fighting infections and removing damaged or malfunctioning cells. But bad news is, your immune system ages with your age. So, to maintain your immune system in tip-top condition, you need to load your body with plenty of vitamins, minerals and antioxidants.

As mentioned earlier, strawberries provide most of the nutrients beneficial to your immune system, and the body easily absorbs these nutrients.

Top Ten Skincare Food

In United States, strawberries are rated as one of the best foods for skin care and weight loss. Studies have shown that regular intake of strawberries can improve skin and hair conditions. They help you lose weight, due to its high fiber content and aspartic acid, which explains why they're often included in a weight loss diet plan. The role of aspartic acid is to remove excess toxins from your body. A cleansed and detoxified body tends to stay healthier and in better shape.

Selection and Storage of Strawberries

In the past, strawberries are not commonly found in supermarkets. But now with the help of technology, you can buy them any time of the year as they're flown in from Austrialia or United States.

When choosing fresh fruit, look for ones that are bright, deep red and very glossy, without green or white hard tips. The caps and leaves should look fresh green. If you like sweet strawberries, go with the bright red, smaller ones. Large ones can be watery.

Also, ensure the top layer of ripe berries isn't hiding an unripe layer underneath because strawberries will not ripen after they were harvested. If there are red stains or liquid leaking from the box bottom, it means the berries had been on the shelf for too long and thus, not worth your money.

If you want your strawberries to stay fresh and last longer, do not wash them until you want to use them. Place them in a container, preferably in layers with paper towels in between the layers, and a dry paper towel at the bottom.

When you're ready to use them, wash them with the caps attached, under cool running water. Removing the caps cause the strawberries to absorb too much water and become soggy. After washing, you can pluck away the caps with your fingers or with a paring knife.

About the Author

Laura Ng invites you to find out more food health benefits at iOneHealth.com, so that you get a wider range of super foods to help improve your health dramatically, and maintain it in its best optimum condition to extend your life. Visit iOneHealth.com for more natural health remedies now, and kick your health to the next higher level.

(ArticlesBase SC #256625)