Selasa, 01 September 2009

Cervical Cancer – Symptoms and Causes of Cervical Cancer

Author: Corwin Brown

Cervical cancer: malignant cancer of the cervix uteri or cervical area. It may present with vaginal bleeding but symptoms may be absent until the cancer is in its advanced stages, which has made cervical cancer the focus of intense screening efforts using the Pap smear. In developed countries, the widespread use of cervical screening programs has reduced the incidence of invasive cervical cancer by 50% or more.

The cervix is the lower part of the uterus (womb). It is sometimes called the uterine cervix. The body (upper part) of the uterus, is where a fetus grows. The cervix connects the body of the uterus to the vagina (birth canal). The part of the cervix closest to the body of the uterus is called the endocervix. The part next to the vagina is the exocervix (or ectocervix). The place where these 2 parts meet is called the transformation zone. Most cervical cancers start in the transformation zone.

About 85% of cervical cancers are squamous cell carcinomas, which develop in the scaly, flat, skinlike cells covering the cervix. Most other cervical cancers are adenocarcinomas, which develop from gland cells, or adenosquamous carcinomas, which develop from a combination of cell types.

Symptoms of Cervical Cancer
Symptoms usually don't appear until abnormal cervical cells become cancerous and invade nearby tissue. When this happens, the most common symptom is abnormal bleeding, which may start and stop between regular menstrual periods or may occur after sexual intercourse.

Bleeding from the vagina that is not normal,or a change in your menstrual cycle that you can't explain.

Menstrual periods that last longer and are heavier than before. Bleeding after sexual intercourse, douching, or a pelvic exam.

Pain during urination: Bladder pain or pain during urination can be a symptom of advanced cervical cancer. This cervical cancer symptom usually occurs when cancer has spread to the bladder.

Causes of Cervical Cancer
Cervical cancer most commonly begins in the thin, flat cells that line the bottom of the cervix (squamous cells). Squamous cell carcinomas account for about 80 percent of cervical cancers. Cervical cancer can also occur in the glandular cells that line the upper portion of the cervix.

Genetic material that comes from certain forms of HPV has been found in cervical tissues that show cancerous or precancerous changes.

Most cervical cancer is caused by a virus called human papillomavirus, or HPV. You get HPV by having sex with someone who has it. There are many types of the HPV virus. Not all types of HPV cause cervical cancer. Some of them cause genital warts, but other types may not cause any symptoms.

The virus is a sexually transmitted disease. There are more than 50 types of human papilloma virus (HPV) that infect humans. Types 6 and 11 usually cause warts, while types 16, 18, 31 and 33 usually result in high-grade cervical dysplasia (CIN-2 and CIN-3) and carcinomas.

More than 90 percent of all cervical cancers are squamous cell carcinomas, and researchers believe that this cancer may be a sexually transmitted disease. There is much evidence that cervical carcinoma is related to sexually transmitted organisms.

Chemical exposure: Women who work on farms or in the manufacturing industry may be exposed to chemicals that can increase their risk of cervical cancer.

Women who have HIV, the virus that causes AIDS, often take drugs that weaken the body’s natural immunity or its ability to fight off disease. These women also have an increased risk for cervical cancer and should be closely monitored by their gynecologist for the development of precancerous changes to the cervix.

About the Author:

Read about Herbal Treatment Natural Remedies Cures. Also read about Breast Enhancement and Breast Enlargement and Health Questions Answers Discussion Forum

Article Source: ArticlesBase.com - Cervical Cancer – Symptoms and Causes of Cervical Cancer

Benjolan Di Leher Awal Kanker Kelenjar Getah Bening Limfoma

Waspadai Benjolan Di Leher Pertanda Awal Kanker Kelenjar Getah Bening

Limfoma adalah kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain.

Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (NHL). Kanker kelanjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodi yang memusnahkan bakteri. Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.

Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.

Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.

WHO memperkirakan sekitar 1,5 juta orang di dunia saat ini hidup dengan NHL dan 300 ribu orang meninggal karena penyakit ini tiap tahun. Sekitar 55 persen dari NHL tipenya agresif dan tumbuh cepat.

NHL merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru. Angka kejadian NHL meningkat 80 persen dibandingkan tahun 1970-an. Setiap tahun angka kejadian penyakit ini meningkat 3-7 pesen. NHL banyak terjadi pada orang dewasa dengan angka tertinggi pada rentang usia 45-60 tahun.

Makin tua usia makin tinggi risiko terkena limfoma karena daya tahan tubuhnya menurun. Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Penyebabnya multifaktor.

Terdapat lebih dari 30 subtipe NHL (90 persen dari jenis sel B) yang dapat diklasifikasikan dengan pertimbangan beberapa faktor, penampakan di bawah mikroskop, ukuran, kecepatan tumbuh dan organ yang kena.

Limfoma indolen (derjat rendah) tumbuh lambat sehingga diagnostik awal lebih sulit. Pasien dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun tetapi belum ada pengobatan yang menyembuhkan. Pasien biasanya memberi respon baik pada terapi awal, tetapi sangat mungkin kambuh lagi. Penderita limfoma indolen bisa mendapat terapi hingga enam kali sepanjang hidup, tetapi makin lama responnya menurun.

Limfoma agresif (derjat keganasan tinggi) cepat tumbuh dan menyebar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan dapat mematikan dalam enam bulan. Angka harapan hidup rata-rata lima tahun dan 30-40 persen sembuh. Pasien yang terdiagnosa dini langsung diobati lebih mungkin meraih risiko sempurna dan jarang kambuh, karena ada proteksi kesembuhan, biasanya pengobatan lebih agresif. * Prof Karmel L Tambunan Ahli Hematologi-Onkologi (ags)
Referensi:
http://artikel-kesehatan-online.blogspot.com/2008/04/gejala-kanker-kelenjar-getah-bening.html

A Myrmecodia pendans for cervix, breast , prostate, brain, lung , intestine cancer


A Myrmecodia pendans / Sarang Semut, especially from Hydnophyutum formicarum and Myrmecodia pendens ia been use for long time ago as a cancer cure and medication by the people of Local Southeast Asia. For Thailand, Philipine, Vietnam and Indonesia, consume Hydnophyutum formicarum. While, Myrmecodia pendens is limited used by the Papuan.

The Myrmecodia pendans / Sarang Semut is consisting of strong antioxidant like vitamin C, flavonoid and tannin. Those compounds are internally produced by Myrmecodia pendans / Sarang Semut as an immune. Myrmecodia pendans / Sarang Semut also can exceed a cervix cancer, breast cancer, Leukemia, prostate cancer, brain cancer, lung cancer and intestine cancer.

There are labyrinths inside which used by ants for their activities. Even though, it such an unusual plant, but it has lot of merits for medication.

The advantages are empirically proof in:
- Cancer and tumor
- Heart disease, especially for coronary
- Stroke
- Hemorrhoids
- The lump in breas
- Kidneys disease and Prostate
- Menstruation and Fluor Albus
- Release the blood circulation
- Migrant
- TBC
- Rheumatic
- Nose Allergic, nose bleed and sneezing
- Maag

The Advantages of Anthill:
- To speed up and increase ASI
- For Sexual desire
- For stamina
source : http://varioustoone.blogspot.com/2009/03/myrmecodia-pendans-sarang-semut.html

Khasiat Sarang Semut (Myrmecodia pendans)

Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavanoid, tokoferol, fenolik dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker.
Penyakit yang Dapat Disembuhkan

Sejak diperkenalkan 6 tahun yang lalu sebagai tanaman obat, pengguna Sarang Semut kini semakin betambah, tidak terbatas di Indonesia, tetapi juga digunakan dibeberapa negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dikenalnya Sarang Semut sebagai tanaman berkhasiat tidak lepas dari gencarnya pemberitaan di media massa, yang berlomba-lomba mengulas tentang keajaiban khasiat Sarang Semut. Beberapa media bahkan menampilkan kesaksian dari mereka yang tersembuhkan oleh Sarang Semut.

Penyakit yang Dapat Disembuhkan
Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migren, rematik dan leukemia. Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1. Kanker dan tumor
Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. Gangguan jantung, terutama jantung koroner
Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

3. Stroke ringan maupun berat
Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

4. Ambeien (wasir)
Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

5. Benjolan-benjolan dalam payudara
Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

6. Gangguan fungsi ginjal dan prostat
Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

7. Haid dan keputihan
Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

8. Melancarkan peredaran darah
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

9. Migren (sakit kepala sebelah)
Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

10. Penyakit paru-paru (TBC)
Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

11. Rematik (encok)
Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam
Sarang Semut.

12. Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

13. Sakit maag
Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.

Manfaat Tambahan Sarang Semut
Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

1. Melancarkan dan meningkatkan ASI
Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan (sari rapet).

2. Memulihkan gairah seksual
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

3. Memulihkan stamina tubuh
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

Sumber Referensi:
- Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro
-http://sarangsemutku.blogspot.com/2009/01/khasiat-sarang-semut.html
Justify Full

How to consume A Myrmecodia pendans / Sarang Semut?

How to consume a Myrmecodia pendans / Sarang Semut? For the second consumption, it can drink the boiled water from the Myrmecodia pendans / Sarang Semut.

No matter how old she or he, cancer is attack everyone can be. While, from genetically factor it has chance from 1 to 5% and from other factor cancer is coming from pollution, food chemical, tocsin on smoke, pesticide, metal, formalin, unhealthy lifestyle (improperly diet and less of physical exercise)

Cancer is such a deathly disease, because of the conventional medication is only cure the quarter from the total disease. It is because of some cells in cancer are resist from the medicine. That is why; to prevent cancer is by doing a healthy lifestyle. Such As, consume good foods and beverages, vegetables needed, fruits, and natural and herbal product in order to increase body immune, to decrease the side effects or complication and also to make a better life.

A Myrmecodia pendans / Sarang Semut, especially from Hydnophyutum formicarum and Myrmecodia pendens ia been use for long time ago as a cancer cure and medication by the people of Local Southeast Asia. For Malaysia people, Thailand, Philipine, Vietnam and Indonesia, consume Hydnophyutum formicarum. While, Myrmecodia pendens is limited used by the Papuan.

How to consume a Myrmecodia pendans / Sarang Semut? For the second consumption, it can drink the boiled water from the Myrmecodia pendans / Sarang Semut. The Myrmecodia pendans / Sarang Semut is consisting of strong antioxidant like vitamin C, flavonoid and tannin. Those compounds are internally produced by Myrmecodia pendans / Sarang Semut as an immune. Myrmecodia pendans / Sarang Semut also can exceed a cervix cancer, breast cancer, Leukemia, prostate cancer, brain cancer, lung cancer and intestine cancer.

Result by the observation found that consuming Myrmecodia pendans / Sarang Semut in extract is better than consuming in real thing.

Source: info-sehat.com

Sarang Semut anti oksidan dan Obat Kanker

Sarang Semut dengan nama imiah myrmecodia pendans merupakan tanaman yang didalamnya digunakan sebagai sarang semut. Didalamnya terdiri dari labirun yang digunakan semut sebagai liang untuk melakukan aktifitasnya. Meski sebagai tanaman yang tidak biasa namun khasiat pengobatan yang dimiliki sangat luar biasa.

Sarang semut diperkenalkan pertama kali di pedalaman Papua yang biasa digunakan sebagai obat oleh warga setempat selain buah merah. Tanaman ini diolah sebagai campuran bubur dan juga sebagi minuman dengan tujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu banyak juga yang menggunakan sebagi obat untuk berbagai penyakit dalam.Khasiat herbal yang dimiliki ditandai dengan kandungan zat-zat aktif seperti antioksidan, polifenol, dan glikosida yang terkandung dalamnya. Ketiga zat ini sangat membantu tubuh manusia untuk mengontrol beragam penyakit maut. Salah satunya sebagai imuno stimulan untuk menambah kekebalan tubuh.

Secara teknis zat imuno stimulan akan membantu dan melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Bila sel berfungsi baik maka penyakit gangguan sel bisa di cegah dan diobat. Penyakit ganguan sel yang paling sering diterima tubuh adalah kanker.

Kandungan zat yang dimiliki memang didukung oleh aktifitas semut di dalamnya dimana banyak zat yang menguntungkan tertinggal dalam bagian tanaman. Pada semut sendiri antioksidan berperan sebagai zat penting untuk proses pembentukan koloni. Selain itu juga sebagai benteng bagi tempat penyimpanan telur dari panyakit.

Bila di lihat kondisi ini hampir mirip dengan madu yang dikeluarkan lebah untuk melindungi telurnya. Pada semut khasiat yang muncul kemungkinan besar berasal dari kelenjar liur semut yang berinteraksi dengan tanaman dan beberapa mikroba lainnya.

Selain mencegah dan mengobati kanker sarang semut juga efektif membantu penyembuhan berbagai macam penyakit gangguan jantung, ambien (wasir), rematik, stroke, maag, gangguan fungsi ginjal dan prostat. Bahkan pegal linu, melancarkan ASI, migren, melancarkan pembuluh darah, lever, bahkan memulihkan gairah seksual juga bisa diambil dari khasiat tanaman ini.Ditambah lagi kandungan herbal yang dimiliki bisa menghambat enzim xantin oksidan yang bisa memicu asam urat dan radikal bebas. Bagi penderita diabetes tanaman ini juga menjadi satu alternatif yang wajib dicoba. Pasalnya kandungan zat yang dihasilkan semut akan menetralisir kadar gula dalam darah.

Secara logika ini dimungkinkan sebab gula menjadi satu makanan utama semut dan dipastikan kandungan antibodi yang dimiliki terhadap senyawa gula sangat lengkap. Jadi lawan gula secara almai dengan zat yang dimiliki oleh semut lewat sarangnya. Sebab meski memakan gula semut tidak terkena diabetes

Untuk mendapatkan khasit sarang semut caranya sangat mudah. Potong kecil-kecil tanaman sarang semut yang sudah cukup dewasa. Ukurannya dewasa cukup mudah, setidaknya lebih besar atau sama dengan botol air mineral ukuran 1,5 liter. Sebab semakin besar akan semakin banyak koloni semut didalamnya dan makin banyak juga zat menguntungkan yang dimiliki.

Setelah dipotong tipis dan kecil, jemur hingga kering atau bisa dimasukkan kedalam oven. Dari potongan kering ini direbus sekitar 15-20 menit untuk mengekstrak kandungan didalamnya. Setelah itu air rebusan bisa diminum langsung atau diberikan bahan tambahan untuk mengurangi rasa pahit.

Ekstrak sarang semut bisa diminum setiap hari baik sebagai obat maupun pencegahan.Selain dalam bentuk potongan rumah semut juga bisa di kemas dalam bentuk serbuk dengan cara menumbuk potongan yang sudah kering.Dosisnya untuk satu sendok makan direbus dengan dua gelas air (400cc) sampai didapatkan satu gelas air rebusan. Buang ampasnya dan minum hanya air rebusan saja.
sumber : http://tabloidgallery.wordpress.com/2008/02/13/sarang-semut-obat-1000-penyakit/

Jumat, 31 Juli 2009

Typhonium Plus - Alternative Cancer Treatment (Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract)

As a natural supplement may help to combat cancer/tumor and stimulate anti body.

Typhonium Plus may help to cure breast, colon, rectum, liver, prostate, leukemia, cervical cancer and lung cancer.

Cancer is not one specific disease. It is a process that can affect any organ of the body. A healthy human body consists of normal growing cells which carry out the life processes in a normal and orderly manner. A normal living cell can, for various unfortunate reasons, turn abnormal or cancerous. It multiplies in the body rapidly and excessively, forming a group of cells of uncontrollable growth resulting in a swelling. Then the abnormal cells break up and invade adjacent tissues and organs and destroy them. With each hectic, uncontrolled and disordered cell growth, the body's energies are misused and wasted. If this continues unchecked, death can occur.

Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus is a herbal plant grows in East Asia as traditional medicine to combat cancer.
How Does Typhonium Plus Affect Your Body?

Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract and other herbs combine help in the detoxification of the blood system. Typhonium Plus contains ribosome in acting protein (RIP), anti oxidant, and anti curcumin. Together triggered cells may in turn produce mediators that stimulate and strengthen other cells of the immune system of the body to combat the cancerous cells. Since the growth of cancerous cells is reversible given the correct chemical stimulus and environment, this explanation is not far-fetched.
Typhonium Plus is a combination of selective herbs extract which in synergy strengthening works of Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus


Attention:
- Two days after consuming Typhonium Plus, you may feel stomach problem, little diare, faeces turn black and body feel fatigue.
- Sometimes patient may vomit after consumption, if this symptoms happened stop taking the capsule ,when you feel better, you can continue taking the capsules but reduce the dosage or consult with your medical practitioner.
- Pregnant women should not take these capsules

for more information ...